Selasa, 19 Juni 2012

DON'T STOP CHASING

Diposting oleh Ramadiya Maamochan di 22.17 0 komentar

Don’t stop chasing.
I think that one of the biggest reason why relationships do not work out in the long run is because at one point, one side (or both) stops trying. Before one claims another person as their significant other, they would do anything to make that person happy. They would chase, they would flirt, they would be charming. They would send daily morning and goodnight texts every time you wake up or go to sleep. They would write corny messages and pick up lines just to make sure that there is a smile upon your face. But once they claim you as theirs, all of those things eventually stop. The 5 page texts slowly turn into 1. The constant calls turn into not calling at all. And the lovely endearments turn into daily arguments. In order for a relationship to work, don’t ever stop chasing. Just because the person you want is now consider “yours”, it does not mean they deserve anything less than the time when you’re trying to win them over

HERE'S THE THING

Diposting oleh Ramadiya Maamochan di 22.08 0 komentar
“Here’s the thing” is a phrase I often use in my head when I start formulating an argument. An argument that sadly, can never quite make it through the little gate I call a mouth. There are so many things I hope I could say. Say to the world, and to people that so perfectly yet so preposterously represent it. So maybe I’ll start today. Through hands.
Life is short; therefore live life to the fullest, they say. We live in this world with full acknowledgement that life is temporary, and yet seem to live in complete and utter denial of the fact. Many times we consider what “other people” say or think, regardless of what we want, what makes us happy. We sacrifice our own ease, the flow of things, to conform to the all-to-often narrow confines of society. It’s silly, it’s inexplicable, it’s ruthlessly addicting: conformity is. And honestly I think the most ill-fated people are those who are neither weak enough to fall subject to “everyone else,” nor strong enough  to fully rebel against the world. These fall into a void of utter helplessness.
These look for a single strand, that may perhaps bring about something more real out of the world.
For me, you might just be that strand.

Kamis, 10 Mei 2012

Terimakasih Tuhan

Diposting oleh Ramadiya Maamochan di 17.51 2 komentar
Hai Hai Hai
Udah lama banget ya gw ga ngeblog :p Dan kali ini gw mau menceritakan tentang kesibukan gw di masa yang akan datang.. Yang pastinya bakalan seru abis!! Hmmmm jadi gini ceritanya......belum lama ini gw ngikutin pemilihan duta budaya di kampus tercinta gw.  jadi setiap kelas dan ormawa wajib ngirimin kandidat buat ikut seleksi duta budaya.berhubung gw suka banget dengan sesuatu yang bau budaya akhirnya gw mencoba buat ikutan.karena di kelas gw udah ngirimin 3 pasang jadi gw ikut perwakilan dari ukm budaya gw yaitu ORMASS (Organisasi Mahasiswa Sumatera bagian Selatan) , di kampus gw mahasiswa yang berasal dari Bengkulu masih sedikit sehingga Bengkulu belum memiliki UKM budaya sendiri.  besoknya gw langsung kirim formulir data diri dan foto-foto yang diminta.  tgl 2 april kita mengikuti seleksi tahap pertama yaitu Interview dengan finalis duta budaya 2011, seleksi tahap pertama berlangsung 2 hari, setelah itu pengumuman 50 besar. Alhamdulillah gw lolos. tgl 14 april seleksi tahap ke dua, yaitu seleksi bakat dan pengetahuan budaya,  di seleksi tahap dua ini bakalan di nilai oleh 10 orang juri yang berasal dari ketua UKM Budaya, Mentri Kebudayaan BEM,dan Duta Batik Jawa Barat.wooow....

Seleksi tahap dua ini gw udah pesimis, bahkan gw dikatain hampir didiskualifikasi karena bagian dari staff kementrian kebudayaan di BEM, yah gw terima aja gw yakin Allah ngasih yang terbaik buat gw. Setelah itu pengumuman 10 pasang besar finalis Duta Budaya, gw udah ga ngurusin lagi dan gw ga mau liat hasilnya. ternyata teman gw ngasih tau ke gw kalo gw lulus 20 besar. Alhamdulillah gw ga nyangka !
ini nih 20 besar yang lolos

Setelah itu kita mengikuti kegiatan, mulai dari sesi pemotretan, Karantina yang dilakukan selama dua hari , latihan koreo yang dipimpin oleh kak zaky finalis Coverguest 2011. terus ada senam pagi, games, pertunjukan bakat dan Forum Group Discussion. pokoknya  semua kegiatannya seru-seru abiiis , yang pastinya gw dapet keluarga baru, teman-teman baru disini yang bersal dari berbagai daerah dan kebudayaan. seneng banget rasanya :D
Tiba malam puncak Pemilihan Duta Budaya tgl 5 mei 2012 yang bertempat di lobby Politeknik Telkom, dengan pakaian adat gw yang sangat posh membuat gw sedikit kaku menggunakannya belum lagi perasaan deg-degan yang muncul di hati gw, takut mengecewakan sodara-sodara dan teman-teman yang udah ngedukung gw.
setelah turun ke stage untuk pengumuman juara gw cuma bisa bilang, gw pasti bisa pasti bisa,gw yakin bisa!
diawali dengan pemenang kategori, kategori bakat diraih oleh dita,persahabatan di raih oleh kak coki,the best costume traditional kak intan,intellegensi kak rofi. setelah itu gw pasrah udah sedikit down dan rasa percaya diri gw hilang. selanjutnya juri ngumumin juara bertahan favorit putra diraih oleh Ivan dan putri favorit ramadiya. wooow ga nyangka lagi gw bener-bener
Makasih ya Allah bener-bener bersyukur dengan apa yang bisa gw raih,dan selanjutnya pengumuman runnerup1 putra kak Roy dan putri teh Inez, selanjutnya juara 1 Duta Budaya 2012 diraih oleh jujuw dan kak binsar...
Makasih banget buat yang udah ngedukung gw,kaka gw yang udah jauh-jauh dateng,keluarga ORMASS,keluarga Kabinet Kabisat,Keluarga PCA 11 -04.I love you all...
sekarang gw punya keluarga baru lagi, Finalis Duta Budaya 2012, dan kedepannya kita bakalan sering kumpul-kumpul dan melakukan kegiatan-kegiatan kebudayaan lainnya bersama Finalis Duta Budaya 2012 :D



 

Wonderfull My Life Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea